Read More >>"> Republik Kerusuhan (Orientasi?) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Republik Kerusuhan
MENU
About Us  

            Setelah upacara sedikit demi sedikit dan pasti, apa yang tejadi dapat dibaca dan ditebak. Kami, para siswa baru digiring masuk keruang orientasi siswa yang dianggap sebagai rumah hantu paling angker oleh beberapa teman-teman seangkatanku yang parno. Sementara beberapa kakak kelas yang tidak tergabung dalam panitia MOS sibuk memilih kursi yang akan diduduki, sibuk memilih teman mana yang akan dijadikan patner selama satu tahun kedepan dan kegiatan ini menimbulkan sedikit kegaduhan.

            Aku masuk keruangan itu lalu memiih bangku yang menurutku pas dan strategis : bangku urutan tiga dari depan! Dan begitu punggungku merasa nyaman tak lama setelah itu seorang guru cantik yang tak henti-hentinya mengulum senyum masuk kelas tempat di mana Kami mengalami kegelisahan yang amat sangat, tegang dalam votl tinggi dan takut diatas batas rata-rata itu.

“Baik, sebelum acara MOS ini dimulai, ada baiknya Ibu akan memerkenalkan diri terlebih dahulu Ibu memperkenalkan diri dahulu seperti pepatah bilang jika tidak kenal maka tidak sayang. Sebelumnya ada yang sudah kenal dengan Ibu?” Wanita cantik itu melemparkan senyumnya.

“belum Ibu” Jawab Kami entah sejak kapan menjadi kompak dan bersamaan.

“Oke, Nama Ibu Susanti bisa dipanggil Bu Susan dan yang disamping Ibu namanya Ibu Nurdiana, Kami berdua adalah guru disini yang nantinya Insya Allah akan mengajar kalian nanti.”

            MOS yang selalu dikenal angker di beberapa wilayah Indonesia, namun disini pada materi pertama diisi dengan wawasan wiyata mandala, saat itu Kami selaku siswa baru yang akan segera menduduki SMA Harapan Persada itu hanya bisa berdecak kagum akan prestasi-prestasi yang telah diraih oleh Kakak-kakak yang berada di SMA Harapan Persada atau yang sudah alumni. Namun, karena waktu yang benar-benar sangat terbatas maka penjelasan yang mengundang decak kekaguman itu harus berakhir dalam waktu yang ditentukan. Dan kedua perempuan hebat itu harus meninggalkan ruangan ketakutan dan parno yang berlebihan itu.

            Derap kaki yang menimbulkan ketakutan mulai terdengar sudah, anggota Osis yang terlibat dalam panitia MOS itu mulai memasuki ruangan. Derap kaki mereka terdengar mengerikan persis seperti tentara terlatih yang siap tempur. Bayang-bayang ketakutan mulai memenuhi jiwa Kami, prasangka buruk akan siksaan yag akan Kami terima merasuk dalam batin tanpa bisa dicegah sesentipun.

“Baik, adik-adik sekaian. Kami semua dari Anggota Osis akan mengambil alih agenda MOS saat ini” Ujar seorang laki-laki dengan tampang pemain sepak bola.

            Ranah berbahaya tentang peloncoan sudah mulai masuk dan saat ini peloncoan mendidik mulai digelar, Kami dibagi dua kelompok yaitu pro dan kontra artinya yang setuju dan yang tidak setuju tentang “pacaran dalam Islam.”

“Adik-adik semua akan mengemukakan pendapat tentang ada tidak pacaran dalam islam itu, bagi yang golongan pro harus setuju bahwa pacaran itu ada didalam Islam dan harus dijalankan dengan cara-cara yang islami dan yang satu lagi, tidak ada pacaran dalam Islam serta dikemukan hal–hal yang masuk akal dan berdasarkan wahyu juga boleh.” Seorang perempuan dengan mata yang sipit sedikit memberi petunjuk.

“Ada yang mau mulai?” tanyanya.

“Saya Kak,” Seorang perempuan jangkung mengancungkan tangan.

“Yups, sebutkan nama dan dari kelompok apa”

“Nama Saya Siti Rahma Yanti, saya kelommpok kontra. Menurut saya, tidak ada pacaran dalam Islam karena pacaran itu adalah jalan yang buruk dan jalan yang paling hina serta hukumnya juga haram, pacaran adalah salah satu pintu untuk menuju pada zina, kita harusnya sadar bahwa ketika ada seseorang yang mengatakan mencintai kita pada dasarnya dia sedang mengatakan maukah engkau berzina denganku? Dan saat itu setan berpesta setiap kali ada manusia yang jadian. Dalam Islam segalanya diatur dengan indah, pacaran itu hanya ada setelah akad nikah dilantunkan dan itu lebih nikmat tanpa harus merasa takut terjaring wilayatul hisbah(WH) selain itu bla..bla..bla” Perempuan bernama Siti itu terus becerita panjang lebar hingga baterai suaranya menjadi habis dan akhirnya Ia berhenti.

“Ya, ada lagi yang mau berkomentar? dari kelompok pro?”

“Saya Kak”

“Baik, silahkan sebutkan nama, kelompok dan komentarnya apa”

“Nama Saya Zahratul Fitria, saya dari kelompok pro. Jika saya ditanya apakah boleh pacaran dalam Islam? Saya menjawab boleh karena selama orang-orang yang berpacaran itu tidak melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama ya tidak masalah. Toh, mereka hanya berkasih-sayang dan sedikit perhatian saya rasa aktivitas ini sah-sah saja dan juga pacaran ini baik buat kita belajar mengerti karakter orang lain bla..bla..bla..” Zahra tampaknya tidak mau kalah dari yang kontra sehingga mengeluarkan stategmen yang tidak kalah panjangnya.

“Tapi Kak…” Sela seseorang begitu bunga selesai menjelaskan.

“Ingat etika berdiskusi ya. Sebutkan nama dari keompok apa dan komentarnya”
“Baiklah, Nama Saya Yuli Safrizal dari kelompok kontra. Menurut  Saya, sebagai lelaki tidak mungkin seorang lelaki itu berpacaran tanpa kegiatan apapun misalnya paling ringan ya smsan mesra dan sekedar memegang  jari saja. Itu sifat normalnya manusia.”

Namun, setelah beberapa orang mengemukan pendapatnya diskusi itu menjadi fakum dan tidak berjalan hangat sebagaimana diskusi-diskusi yang dilihat ditelevisi. Taulah kendala yang dihadapi anak baru bahwa malu sudah menjadi budaya dan juga rasa takut pada senior serta parno terhadap teman-teman baru yang berlebihan dan tidak terkendali. Selanjutnya yang terjadi adalah alasan untuk menjobloskan Kami, para siswa baru kedalam ruangan yang disebut MOS Controling. Hal ini ditujukan pada setiap orang yang disuruh untuk memberi pendapat namun tidak mau memberi pendapat baik dari golongan pro maupun kontra maka tidak segan-segan untuk diseret ke MOS Controling. Puih… kejam bener, diseret man.. disereh hehehe. Kalian tau apa itu MOS Controling? Sini deh Aku bisikin apa itu MOS Controling, Mos Controling itu adalah momok yang amat menakutkan bagi Kami pasanya disana nanti akan diberi macam-macam peloncoan. Ada yang disuruh cari nama seorang senior lau disuruh menyatakan cinta, menari bagi laki-laki dengan tarian yang berlenggang-lenggok bahkan sampai menyanyikan lagu anak TK yang berjudul potong bebek angsa dalam vocal O. Idih, sadis bener bok!

Seorang senior mendatangiku, tak pelak agi keringat dingin mulai mengalir dingin tana diminta dan diperintahkan.

“Siapa namanya Dik?” tanya entu Kakak yang ternyata setelah berkenalan naanya Aryu Nita, hihihi mirip-mirip sama namaku juga tuh.”

“Nita Juniarti Bang”

Lalu beliau berbicara dalam bahasa inggris dasar yang isi pembicaraannya yang dapat kutangkap adalah tentang intrujuction dan kujawab dengan singkat dan ppadat naun jelas dengan bahasa inggrisku yang kacau-balau dan setelah itu Dia meninggalkanku dan melajutkan pada siswa baru yang lainnya, teman seperjuangan yang mungkin saa sepertiku keringetannya.

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Dream Space
14      13     0     
Fantasy
Takdir, selalu menyatukan yang terpisah. Ataupun memisahkan yang dekat. Tak ada yang pernah tahu. Begitu juga takdir yang dialami oleh mereka. Mempersatukan kejadian demi kejadian menjadi sebuah rangakaian perjalanan hidup yang tidak akan dialami oleh yang membaca ataupun yang menuliskan. Welcome to DREAM SPACE. Cause You was born to be winner!
Perfect Love INTROVERT
268      163     0     
Fan Fiction
Time Travel : Majapahit Empire
932      471     0     
Fantasy
Sarah adalah siswa SMA di surabaya. Dia sangat membenci pelajaran sejarah. Setiap ada pelajaran sejarah, dia selalu pergi ke kantin. Suatu hari saat sekolahnya mengadakan studi wisata di Trowulan, sarah kembali ke zaman kerajaan Majapahit 700 tahun yang lalu. Sarah bertemu dengan dyah nertaja, adik dari raja muda Hayam wuruk
Petualang yang bukan petualang
77      53     0     
Fantasy
Bercerita tentang seorang pemuda malas bernama Ryuunosuke kotaro yang hanya mau melakukan kegiatan sesuka kehendak nya sendiri, tetapi semua itu berubah ketika ada kejadian yang mencekam didesa nya dan mengharuskan dia menjadi seorang petualang walupun dia tak pernah bermimpi atau bercita cita menjadi seorang petualang. Dia tidaklah sendirian, dia memiliki sebuah party yang berisi petualang pemul...
My Big Bos : Mr. Han Joe
7      7     0     
Romance
Siapa sih yang tidak mau memiliki seorang Bos tampan? Apalagi jika wajahnya mirip artis Korea. Itu pula yang dirasakan Fraya ketika diterima di sebuah perusahaan franchise masakan Korea. Dia begitu antusias ingin segera bekerja di perusahaan itu. Membayangkannya saja sudah membuat pipi Fraya memerah. Namun, apa yang terjadi berbeda jauh dengan bayangannya selama ini. Bekerja dengan Mr. Ha...
Upnormal
245      140     0     
Fantasy
Selama kurang lebih lima bulan gadis delapan belas tahun ini sibuk mencari kerja untuk kelangsungan hidupnya. Sepertinya Dewi Fortuna belum memihaknya. Nyaris puluhan perusahaan yang ia lamar tak jodoh dengannya. Selalu coba lagi. Belum beruntung. Faktor penyebab atas kegagalannya ialah sang makhluk lain yang selalu menggodanya hingga membuat gadis itu naik pitam. Maklum usia segitu masih labil. ...
Tembak, Jangan?
11      11     0     
Romance
"Kalau kamu suka sama dia, sudah tembak aja. Aku rela kok asal kamu yang membahagiakan dia." A'an terdiam seribu bahasa. Kalimat yang dia dengar sendiri dari sahabatnya justru terdengar amat menyakitkan baginya. Bagaimana mungkin, dia bisa bahagia di atas leburnya hati orang lain.
in Silence
9      9     0     
Romance
Mika memang bukanlah murid SMA biasa pada umumnya. Dulu dia termasuk dalam jajaran murid terpopuler di sekolahnya dan mempunyai geng yang cukup dipandang. Tapi, sekarang keadaan berputar balik, dia menjadi acuh tak acuh. Dirinya pun dijauhi oleh teman seangkatannya karena dia dicap sebagai 'anak aneh'. Satu per satu teman dekatnya menarik diri menjauh. Hingga suatu hari, ada harapan dimana dia bi...
Tenggelam dalam Aroma Senja
17      17     0     
Romance
Menerima, adalah satu kata yang membuat hati berat melangkah jika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Menunggu, adalah satu kata yang membuat hati dihujani ribuan panah kerinduan. Apakah takdir membuat hati ikhlas dan bersabar? Apakah takdir langit menjatuhkan hukuman kebahagian? Entah, hanyak hati yang punya jawabannya.
You Are The Reason
66      52     0     
Fan Fiction
Bagiku, dia tak lebih dari seorang gadis dengan penampilan mencolok dan haus akan reputasi. Dia akan melakukan apapun demi membuat namanya melambung tinggi. Dan aku, aku adalah orang paling menderita yang ditugaskan untuk membuat dokumenter tentang dirinya. Dia selalu ingin terlihat cantik dan tampil sempurna dihadapan orang-orang. Dan aku harus membuat semua itu menjadi kenyataan. Belum lagi...