Read More >>"> NWA (Pertemuan yang Tak di Inginkan) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - NWA
MENU
About Us  

Empat orang cewek sedang asyik duduk melingkar disebuah bangku. Terlihat sibuk dengan garget masing-masing. Sampai pekikan lebai dari salah satu diantara mereka mendapat tatapan aneh dari orang-orang disekeliling mereka

"Oh No! Haechan dating!" Sontak ketiga temen ceweknya mendekat karena penasaran.

"Serius lu Nay?" Ucap salah satu cewek dengan rambut lurus dan terlihat begitu manis seperti gulali jawa. Dia adalah Lavanya Janettra Pradipta putri dari bapak Pradipta juragan rongsokan nama kerennya sih. Eh tapi jangan salah, bokapnya Vanya emang bisnis jual beli rongsokan tapi rongsokan kapal, pesawat, mobil dan semua barang-barang berbau klassik yang masih mulus yang akan di jual lagi atau di lelangin. Kalau uda nyebutin lelangan sudah pasti tahu gimana gambarannya bukan?

"Beneran ih, lu liat aja." Naya ngotot sambil menunjukkan artikel dalam gargetnya kepada teman-temanya. Nah, cewek yang satu ini suka berbicara terus terang dan masa bodoh ia bernama Kanaya Puspita Abimana. Putrinya Pak Abimana juragan Bakpia, nama Bakpianya aja 'Kanaya' karena anaknya hanya Naya saja jadi dia di sayang sekali sampai itu bakpia dikasih nama dia. Usaha bokapnya ini sukses loh sampai bisa buka cabang diberbagai kota seluruh indonesia. The power of bakpia haha

"Paling itu hoax." Saut salah satu temennya yang tidak lain adalah Lintang Haditya Adibangga, cewek super cuek sama penampilan, maskulin abis ini putri dari pak Adibangga juragan rempah-rempah itu julukannya. Bokapnya Lintang punya lahan luas dibanyak tempat di Indonesia yang di buat untuk menanam rempah-rempah kemudian di ekspor keluar negeri dan sekarang bokapnya lagi melebarkan usahanya ini ke negara tetangga yang memiliki iklim yang sama dengan indonesia.

"Kagak lah, Taeyong yang secakep itu kagak dating? Lah ini malah Haechan? Kencan ama setan kali!" Ucap Clara sebal. Ra. Claraista Azzura Nareswa paling bawel diantara ketiganya dan putri dari pak Nareswa yang cukup terkenal di TV sering muncul tuh, secara bokapnya Clara itu pejabat militer Letjend. Alex Nareswa yang kalian pasti pada tahu kalau kerjaannya itu ngelindungin negara.

Mereka berempat bersahabat sejak masa Mos. Alasannya sepele sih karena sama-sama suka K-pop dan menggilai Boyband besutan SM yang namanya NCT. Saat itu boyband itu belum punya nama fandom resmi tapi empat cewek oneng ini membuat nama sendiri 'NWA' yang artinya NCT Wife’s Area untuk group chat mereka, ketahuan kan kalau emang pendelusi parah. Saking suka plus alay, mereka melakukan banyak hal untuk mengundang Boyband itu agar datang ke indonesia. Mulai buat group NCT di sosmed dan beberapa event buat mereka.

"Stress yang bikin ni artikel." Naya masih kesal, karena Haechan itu biasnya, bias adalah sebutan bekennya buat seorang idola yang digemari. Entah itu bias yang keberapanya Naya? Dia kan cinta mati sama Ten. Cabe bangkok yang kece sampai bikin mimisan miper.

"Clar...Minta bantuan bokap lu kek." Kali ini Vanya yang juga nggak kalah sebalnya.

"Anjay, lu kira bokap gua apa? Lu nyuruh anak buah bokap buat nyelidikin artikel kagak mutu gini? Wani piro?" Clara ngeluarin jurus andalannya. Baru satu minggu dia les bahasa jawa, sekarang sok-sokan pakek bahasa jawa. Maklum lah ada darah ningrat nyokap keturunan keraton tapi tidak bisa bahasa jawa dan luar biasa ajaibnya namanya juga nggak ada jawa-jawanya.

"Gua bayar pakek pesawat bekas ratu elizabeth mau?" Tawar Vanya. Pamer sih tidak tapi begonya itu loh suka tidak bisa di kondisikan.

"Gua bayar pakek rempah-rempah mau?" Tawaran dari Lintang tak kalah tololnya.

"Peak! Gua bete gila...Ke kantin yok!" Ajak Naya dan pada akhirnya empat cewek peak itu pergi kekantin juga.

"Duduk dimana coba?" Keluh Vanya. Cewek yang satu ini memang jago sekali mengeluh. Delusinya tinggi banget karena dia itu menargetkan Mark yang merupakan salah satu personil NCT buat jadi suami masa depannya dan ketiga temannya juga tidak jauh berbeda.

"Nyari duduk aja lu ribet amat sih Van." Lintang yang selalu risih dengan keribetan Vanya. "Duduk di sini aja napa sih?" Lintang yang bahkan kelihatan paling normal juga sebenernya pendelusi parah juga. Dia menargetkan setelah lulus akan melanjutkan kuliah di Korea terus fokus cari kerja di SMTown yang merupakan salah satu agensi terbesar di Korea yang menjadi naungan NCT, sesungguhnya alasan yang sebenarnya adalah hanya untuk bisa stalk si Taeyong, kan nggak banget si Lintang ini.

"Jangan duduk disini bahaya." Naya berkata dengan seriusnya membuat ketiga temennya itu menatapnya aneh, dari wajah mereka seolah mengatakan 'apaan coba lu?'

"Gua serius, ini tempat para The Most Wanted Boy!" Naya masih ngotot dan tentu ketiga cewek peak itu kagak peduli lah.

"Bodo! Gua uda mager." Clara membanting tangannya diatas meja sampai menimbulkan suara. Kalau sudah seperti  ini, jangan berharap ini anak mau pindah. Clara itu paling keras kepala di antara ketiganya.

"Njer lah, emang secakep apa sih? Palingan cakep Mark gua kemana-mana." Mulai deh Vanya berdelusi.

"Oh No! Taeyong gua lah yang paling gans. Dia itu pahatan Tuhan yang paling sempurna." Ada kah cewek aneh model Lintang? Kalau alay mah alay aja nggak usah pakai sok cool. Gaya bicaranya Lintang yang datar tapi yang di omongin alay banget.

BRAK

Suara gebrakan itu seketika membuat mereka menoleh kearah Clara yang sedari tadi tidak bicara.

"Gua tau Taeil itu kagak cakep kalau dibandingin ama yg lain tapi dia tetep paling dan paling cakep dimata gua." Dan ketololan tingkat dewa haha. Perlu kalian tau segala jenis nama aneh disini adalah nama para member NCT ya.

Endingnya mereka ngakak. Ya kan? Sungguh begitu cocoknya mereka kumpulan cewek peak dan pendelusi parah.

"Gua kagak tau apa yang bikin kalian ketawa? Tapi bisa nggak pindah tempat?" Tawa keempat cewek itu terhenti dan menatap datar keempat cowok keren. Yah keren lah untuk ukuran cowok indonesia. Selama ini kan standart mereka salalu mengacu ke cowok Korea, jadi untuk ukuran cowok indonesia satu cowok ini bener-bener keren. Dan yang ngomong barusan adalah Daniel, cakep iya, keren jangan ditanya, pinter apa lagi. Dia itu perwakilan sekolah buat olympiade Matematika SEASEAN dan juara satu. Wow kan itu anak? Wajar lah masuk The Most Wanted Boy disekolahan ini.

"Bodo! Kita duluan duduk di sini juga." Sungut Naya dan diamini oleh ketiga temannya.

"Emang ada tulisannya disini? Milik kalian gitu?" Timpal Vanya sementara Clara dan Lintang menatap keempat cowok itu dengan garang. Ibarat singa yang mau melahap mangsanya, pantes kan ke empat cewek peak itu jones melulu karena tidak tahu bagaimana caranya bertingkah dihadapan cowok yang nyata, mereka terlalu fokus sama suami masa depan mereka aka bias haha...

"Uda ngaku aja kalau kalian caper ke kita kan?." Sahut Aditya dengan kepedean akutnya. Dia cakep sih, cuman kadang suka lemot mikirnya.

"Monyet aja kagak sepede lu!" Celetuk Clara dan tentunya dengan tampang santainya. Ngeselin kan itu cewek.

"Njer! Gua dibilang monyet. Juna!!!!!!" Ceritanya si Aditya ngadu ke Arjuna, cemen si Adit. Arjuna itu juga salah satu cowok cakep, nggak banyak ngomong, cool abis pokoknya ini cowok.

"Jadi cowok kagak usah cemen." Lah kan, Lintang mulai ngomong tuh. Dia ama Clara itu sekali ngomong tajem lidahnya. Setajem silet wkwk...

"Gua kagak mau nyari ribut sama kalian." Daniel sudah keluar sungutnya tuh. Sentar lagi akan terjadi perang dunia ketiga antara kumpulan COGAN vs CEWEK PEAK pendelusi parah.

"Uda lah, kita cari tempat lain aja." Usul Affan, akhirnya Juna menarik tangan Daniel dan Aditya. Sebenarnya Aditya itu kesal sama Clara dan Lintang tapi mau bagimana lagi? Tangannya sudah ditarik Juna untuk segera pergi, lagian juga bukan gayanya buat berantem sama cewek. Sok cool sih kadang si Aditya haha

"Ya uda pergi sono yang jauh hush." Usir si Naya yang suka sekali membuat suasana semakin memanas.

Para cowok ganteng itu akhirnya duduk di tempat lain, tidak jauh sih cuman disebelahnya wkwk.

"Sialan! Gua kagak terima diginiin." Aditya mulai tuh ngoceh.

"Siapa sih mereka?" Daniel tidak kalah kesalnya sama kayak Adit.

"Gua juga kagak tau." Affan tuh cowok paling lurus alias polos, sangking polosnya kadang ngalah-ngalahin Adit begonya haha

"Mereka anak kelas 11 sama kek kita." Ini nih cowok The Most Wanted kedua setelah Daniel, Arjuna percari cinta wkwk. Hati-hati saja sama cowok yang satu ini, dia sama Daniel itu terkenal playernya...tau player kan? Nah, kalau Daniel sih uda keliatan badnya kalau Arjuna ini menipu sekali tampangnya. Serius tapi bahaya wkwk

"Kok lu tau sih? Biasanya lu kagak kepo. Jangan-jangan lu mau jadiin mereka target ya? Yang mana? Ngaku lu?" Desak Aditya, mereka kan berteman cukup lama, jadi pasti tau kebiasaan masing-masing lah.

"Kepo lu nyet." Juna nempelin tangan gedenya itu di muka Adit...Gimana nggak kesel itu anak, sudah dibilang monyet terus di gituin lagi.

"Si Clara kan?" Tebak Daniel. Seketika Juna membatu.

"Wkwkwk ketauan lu dugong." Aditya ngakak.

"Sebenernya dari semua cewek sini. Gua belum pernah macarin salah satu diantara mereka. Jadi gimana kalau kita targetin mereka?" Usul Daniel, Adit sama Juna no comen sih. Sepertinya mereka berniat untuk mengerjai cewek-cewek itu. Si Affan hanya diam saja semenjak tadi, seolah memikirkan sesuatu.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
My Andrean
238      148     0     
Romance
Andita si perempuan jutek harus berpacaran dengan Andrean, si lelaki dingin yang cuek. Mereka berdua terjebak dalam cinta yang bermula karena persahabatan. Sifat mereka berdua yang unik mengantarkan pada jalan percintaan yang tidak mudah. Banyak sekali rintangan dalam perjalanan cinta keduanya, hingga Andita harus dihadapkan oleh permasalahan antara memilih untuk putus atau tidak. Bagaimana kisah...
My Daily Activities
14      14     0     
Short Story
Aku yakin bahwa setiap orang bisa mendapatkan apa yang ia inginkan asal ia berdo\'a dan berusaha.
Angel in Hell
12      12     0     
Short Story
Dia memutar-mutar pena di genggaman tangan kanannya. Hampir enam puluh detik berlalu dan kolom satu itu masih saja kosong. Kegiatan apa yang paling Anda senang lakukan? Keningnya berkerut, menandakan otaknya sedang berpikir keras. Sesaat kemudian, ia tersenyum lebar seperti sudah mendapatkan jawaban. Dengan cepat, ia menggoreskan tinta ke atas kertas; tepat di kolom kosong itu. Mengha...
Warna Jingga Senja
0      0     0     
Romance
Valerie kira ia sudah melakukan hal yang terbaik dalam menjalankan hubungan dengan Ian, namun sayangnya rasa sayang yang Valerie berikan kepada Ian tidaklah cukup. Lalu Bryan, sosok yang sudah sejak lama di kagumi oleh Valerie mendadak jadi super care dan super attentive. Hati Valerie bergetar. Mana yang akhirnya akan bersanding dengan Valerie? Ian yang Valerie kira adalah cinta sejatinya, atau...
Invisible Girl
47      40     0     
Fan Fiction
Cerita ini terbagi menjadi 3 bagian yang saling berkaitan. Selamat Membaca :) Jangan Lupa tinggalkan Like dan Komentar nya yaa :) Borahae
MERAH MUDA
13      13     0     
Short Story
Aku mengenang setiap momen kita. Aku berhenti, aku tahu semuanya telah berakhir.
NYUNGSEP
149      93     0     
Romance
Sejatinya cinta adalah ketulusan. Jika ketika hati telah 'nyungsep', terjatuh pada seseorang, apa yang boleh buat? Hanya bisa dengan tulus menjalaninya, ikhlas. Membiarkan perasaan itu di hati walaupun amat menyakitkan. Tak perlu jauh mengelak, tak perlu ditikam dengan keras, percuma, karena cinta sejati tidak akan pernah padam, tak akan pernah hilang.
PROMISE
417      329     2     
Short Story
ketika sebuh janji tercipta ditengah hubungan yang terancam kandas
The War Galaxy
425      258     0     
Fan Fiction
Kisah sebuah Planet yang dikuasai oleh kerajaan Mozarky dengan penguasa yang bernama Czar Hedeon Karoleky. Penguasa kerajaan ini sungguh kejam, bahkan ia akan merencanakan untuk menguasai seluruh Galaxy tak terkecuali Bumi. Hanya para keturunan raja Lev dan klan Ksatrialah yang mampu menghentikannya, dari 12 Ksatria 3 diantaranya berkhianat dan 9 Ksatria telah mati bersama raja Lev. Siapakah y...
Blue Diamond
82      55     0     
Mystery
Permainan berakhir ketika pemenang sudah menunjukkan jati diri sebenarnya