Read More >>"> Perjalanan Kita: Langit Pertama (PROLOG) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Perjalanan Kita: Langit Pertama
MENU
About Us  

Di sebuah ruangan yang hampir seluruhnya berwana putih, baik itu dinding, lantai, lemari dan tempat tidur, sebuah piano hitam terletak di tengah-tengah ruangan itu. Jari jemari kecil dengan pandai mengetik setiap tutsnya. Alunan nada piano mengalir mengisi udara. Halus, pelan, dan indah dengan nada-nada yang saling terpadu. Setiap ketikannya terdengar lebih merdu dari kicauan burung dan lebih kuat dari bunyi desiran ombak.

Alunan musik yang indah itu dimainkan oleh seorang gadis. Dia berusia kira-kira 9 tahun. Rambutnya yang panjang dan berwarna putih tergerai sampai ke bawah pinggangnya. Kulitnya seputih salju sama seperti warna gaun pendeknya. Jika dilihat sekilas, pasti orang-orang beranggapan bahwa warna kesukaannya adalah putih. Tapi sebenarnya warna yang paling disukainya adalah merah seperti darah dan emas seperti mata seorang teman laki-laki yang pulas tertidur di sandaran bangku gadis itu.

"Lemmy, bangunlah! Jika kau tertidur terus, matahari akan membakarmu dengan panasnya", ucap gadis itu kepada temannya, Lemmy, dengan lembut. Lalu tertawa ringan.

Namun, gadis itu tiba-tiba berhenti memainkan piano. Dengan suara lemah dan terdengar sedih, ia berkata, "Lagipula, kau sudah berjanji untuk menjaganya,  ‘kan?” air mata jatuh membasahi pipinya.

Seseorang membuka mata dengan terkejut. Sekarang, ia bukan lagi anak berusia 10 tahun seperti di dalam mimpinya. Waktu berjalan dengan cepat. Ia sudah menjadi seorang remaja 16 tahun yang tampan.

Matanya berwarna emas yang indah, namun terlihat suram dengan warna hitam di kantung matanya. Dia menegakkan tubuhnya. Dia baru saja mengalami mimpi yang indah,... namun juga menyakitkan ketika menyadari teman masa kecilnya telah tiada. Temannya telah meninggal sekitar 5 tahun yang lalu.

"Shiva.....", gumamnya. "Maaf aku belum bisa menepati janji"

Lemmy menghapus air matanya.

"Tapi tenang saja, aku akan segera menemukan saudarimu"

Tags: twm18

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Cinta Tak Terduga
145      122     0     
Romance
Setelah pertemuan pertama mereka yang berawal dari tugas ujian praktek mata pelajaran Bahasa Indonesia di bulan Maret, Ayudia dapat mendengar suara pertama Tiyo, dan menatap mata indah miliknya. Dia adalah lelaki yang berhasil membuat Ayudia terkagum-kagum hanya dengan waktu yang singkat, dan setelah itupun pertemanan mereka berjalan dengan baik. Lama kelamaan setelah banyak menghabiskan waktu...
Verletzt
60      41     0     
Inspirational
"Jika mencintai adalah sebuah anugerah, mengapa setiap insan yang ada di bumi ini banyak yang menyesal akan cinta?" "Karena mereka mencintai orang yang tidak tepat." "Bahkan kita tidak memiliki kesempatan untuk memilih." --- Sebuah kisah seorang gadis yang merasa harinya adalah luka. Yang merasa bahwa setiap cintanya dalah tikaman yang sangat dalam. Bahkan kepada...
Suara Kala
125      96     0     
Fantasy
"Kamu akan meninggal 30 hari lagi!" Anggap saja Ardy tipe cowok masokis karena menikmati hidupnya yang buruk. Pembulian secara verbal di sekolah, hidup tanpa afeksi dari orang tua, hingga pertengkaran yang selalu menyeret ketidak bergunaannya sebagai seorang anak. Untunglah ada Kana yang yang masih peduli padanya, meski cewek itu lebih sering marah-marah ketimbang menghibur. Da...
Miss Gossip
78      54     0     
Romance
Demi what?! Mikana si "Miss Gossip" mau tobat. Sayang, di tengah perjuangannya jadi cewek bener, dia enggak sengaja dengar kalau Nicho--vokalis band sekolah yang tercipta dari salju kutub utara sekaligus cowok paling cakep, tajir, famous, dan songong se-Jekardah Raya--lagi naksir cewek. Ini hot news bangeddd. Mikana bisa manfaatin gosip ini buat naikin pamor eskul Mading yang 'dig...
My Brother Falling in Love
975      530     0     
Fan Fiction
Pernah terlintas berjuang untuk pura-pura tidak mengenal orang yang kita suka? Drama. Sis Kae berani ambil peran demi menyenangkan orang yang disukainya. Menjadi pihak yang selalu mengalah dalam diam dan tak berani mengungkapkan. Gadis yang selalu ceria mendadak merubah banyak warna dihidupnya setelah pindah ke Seoul dan bertemu kembali dengan Xiumin, penuh dengan kasus teror disekolah dan te...
Senja (Ceritamu, Milikmu)
172      153     0     
Romance
Semuanya telah sirna, begitu mudah untuk terlupakan. Namun, rasa itu tak pernah hilang hingga saat ini. Walaupun dayana berusaha untuk membuka hatinya, semuanya tak sama saat dia bersama dito. Hingga suatu hari dayana dipertemukan kembali dengan dito. Dayana sangat merindukan dito hingga air matanya menetes tak berhenti. Dayana selalu berpikir Semua ini adalah pelajaran, segalanya tak ada yang ta...
Enigma
54      46     0     
Inspirational
Katanya, usaha tak pernah mengkhianati hasil. Katanya, setiap keberhasilan pasti melewati proses panjang. Katanya, pencapaian itu tak ada yang instant. Katanya, kesuksesan itu tak tampak dalam sekejap mata. Semua hanya karena katanya. Kata dia, kata mereka. Sebab karena katanya juga, Albina tak percaya bahwa sesulit apa pun langkah yang ia tapaki, sesukar apa jalan yang ia lewati, seterjal apa...
Frekuensi Cinta
12      12     0     
Romance
Sejak awal mengenalnya, cinta adalah perjuangan yang pelik untuk mencapai keselarasan. Bukan hanya satu hati, tapi dua hati. Yang harus memiliki frekuensi getaran sama besar dan tentu membutuhkan waktu yang lama. Frekuensi cinta itu hadir, bergelombang naik-turun begitu lama, se-lama kisahku yang tak pernah ku andai-andai sebelumnya, sejak pertama jumpa dengannya.
NYUNGSEP
153      94     0     
Romance
Sejatinya cinta adalah ketulusan. Jika ketika hati telah 'nyungsep', terjatuh pada seseorang, apa yang boleh buat? Hanya bisa dengan tulus menjalaninya, ikhlas. Membiarkan perasaan itu di hati walaupun amat menyakitkan. Tak perlu jauh mengelak, tak perlu ditikam dengan keras, percuma, karena cinta sejati tidak akan pernah padam, tak akan pernah hilang.
Tanda Tanya
12      12     0     
Humor
Keanehan pada diri Kak Azka menimbulkan tanda tanya pada benak Dira. Namun tanda tanya pada wajah Dira lah yang menimbulkan keanehan pada sikap Kak Azka. Sebuah kisah tentang kebingungan antara kakak beradik berwajah mirip.