Read More >>"> Throwback Thursday - The Novel (29.) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Throwback Thursday - The Novel
MENU
About Us  

Dengan satu sentakan, Josh melepas kasar pagutannya pada bibir Katarina, "Kamu mulai membuatku hilang kesabaran, Kat. Aku tau kamu masih mencintaiku, aku yakin sekali sekarang ... menikahlah denganku, Kat."

"Tidak! Tidak! Tidak!!!" Katarina berteriak histeris, tangannya memukul-mukul gagang setir di depannya. Air mata meleleh lagi di wajahnya, ia mulai tersedu-sedu. Kesedihan terpancar di mata indah itu sekarang, trauma yang masih melekat padanya berusaha menolak.

Argh! Ditariknya Katarina lagi dan tangannya mengunci kepala Katarina di tempat yang tepat dimana bibir Josh bisa melumat bibir Katarina lagi tanpa perempuan itu bisa melepaskan diri.

Kali ini Josh melakukannya lebih lembut, jauh lebih lama. Ia lelah merayu Katarina dengan kata-katanya, biarlah sekarang bibirnya yang merayu perempuan itu. Hatinya girang setengah mati ketika Katarina dengan pasrah dan membalas ciumannya. Ciuman itu terasa asin dengan bumbu air mata, pikir Josh sambil tertawa dalam hati.

"Kat, perlu kamu ketahui, bibirmu membuatku ketagihan. Harusnya kita melakukan ini dari dulu." Ujar Josh menyeringai lebar sambil melepaskan Katarina dari kunciannya. "Aku tidak akan berhenti dan tidak mau berhenti menciummu sampai kamu bilang 'ya', Kat. Semoga security gedung akan menangkap basah apa yang kita lakukan dan menikahkan kita sekarang, saat ini."

Katarina baru akan membuka mulutnya untuk menjawab ketika Josh menariknya lagi. Bibirnya yang tegas memagutnya tanpa henti, seperti ancaman Josh barusan. Kali ini Katarina merasa dunianya yang dulu diam dan membeku, kini terasa berputar layaknya bumi yang mengitari matahari. Hangat.

"Kat ... kalau kamu ... tidak menjawab ... pertanyaanku segera ... sebentar lagi ... kita berdua ... akan berakhir seperti Romeo dan Juliet ... tapi ini ... versi Romeo dan Juliet ... yang mati lemas dalam mobil ... Nikahi aku, Kat ... aku benar-benar membutuhkanmu." Katarina tergelak mendengar celotehnya diantara bibir mereka yang bertautan. 

"Oh, tunggu ...." Ujar Josh tiba-tiba teringat sesuatu. Ia melepasnya, kemudian merogoh-rogoh ke dalam jas, sebuah kotak kecil berwarna maroon sudah berada di tangannya. Di dalamnya, sebuah cincin emas bertahta berlian berkilau tertimpa cahaya lampu. Perlahan Josh mengeluarkannya sambil menyeringai gugup, tangannya bergetar halus ketika dia mengenakan cincin itu di jari manis Katarina.

"Aku ingin membeli cincin yang berliannya sangat besar sampai-sampai kamu bisa menggunakannya untuk bercermin juga, tapi ... rasanya kamu pasti gak suka. Kamu terlalu sederhana, tidak seperti Cyanne atau Sylvia. Hal simple yang paling kusuka darimu." Josh menyelipkan kembali surai rambut Katarina yang terlepas dari telinganya.

"Siapa bilang aku gak bakal suka?" Katarina tertawa dalam haru, sebulir air matanya lolos dan ditangkap ibu jari Josh yang mengusapnya lembut.

"Jangan menangis lagi ya, Kat. Hatiku sakit melihat kamu menangis."

 

 

Katarina memberanikan diri menatap Josh. Setelah buminya berputar, semua terasa hidup lagi, ia dapat merasakannya seakan dibangunkan oleh mantra ibu peri. Bunga cintanya mulai berkembang lagi dan rasanya memabukkan. "Josh, aku bersedia." Bulir-bulir air matanya jatuh lagi.

"Bersedia apa?" Dengan jarinya, Josh mengusir air mata itu. Ia mengangkat dagu Katarina untuk menatapnya. Wajah tampan di depannya bertanya dengan pandangan setengah memelas, setengah lagi berharap bintang jatuh, "Katakan padaku."

"Pokoknya aku bersedia." Katarina menggigit bibirnya.

"Bersedia apa, Katarina? Jangan membuatku penasaran. Dari tadi aku bicara panjang lebar dan jawabanmu hanya 'aku bersedia'. Please, Kat ... katakan padaku, apa yang kau inginkan?"

"Aku bersedia menikah denganmu."

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
L.o.L : Lab of Love
36      15     0     
Fan Fiction
Kim Ji Yeon, seorang mahasiswi semester empat jurusan film dan animasi, disibukan dengan tugas perkuliahan yang tak ada habisnya. Terlebih dengan statusnya sebagai penerima beasiswa, Ji Yeon harus berusaha mempertahankan prestasi akademisnya. Hingga suatu hari, sebuah coretan iseng yang dibuatnya saat jenuh ketika mengerjakan tugas di lab film, menjadi awal dari sebuah kisah baru yang tidak pe...
Invisible
14      7     0     
Romance
Dia abu-abu. Hidup dengan penuh bayangan tanpa kenyataan membuat dia merasa terasingkan.Kematian saudara kembarnya membuat sang orang tua menekan keras kehendak mereka.Demi menutupi hal yang tidak diinginkan mereka memintanya untuk menjadi sosok saudara kembar yang telah tiada. Ia tertekan? They already know the answer. She said."I'm visible or invisible in my life!"
Meja Makan dan Piring Kaca
528      75     0     
Inspirational
Keluarga adalah mereka yang selalu ada untukmu di saat suka dan duka. Sedarah atau tidak sedarah, serupa atau tidak serupa. Keluarga pasti akan melebur di satu meja makan dalam kehangatan yang disebut kebersamaan.
Kutu Beku
4      4     0     
Short Story
Cerpen ini mengisahkan tentang seorang lelaki yang berusaha dengan segala daya upayanya untuk bertemu dengan pujaan hatinya, melepas rindu sekaligus resah, dan dilputi dengan humor yang tak biasa ... Selamat membaca !
SUN DARK
3      3     0     
Short Story
Baca aja, tarik kesimpulan kalian sendiri, biar lebih asik hehe
Langit Jingga
34      16     0     
Romance
"Aku benci senja. Ia menyadarkanku akan kebohongan yang mengakar dalam yakin, rusak semua. Kini bagiku, cinta hanyalah bualan semata." - Nurlyra Annisa -
14 Days
11      5     0     
Romance
disaat Han Ni sudah menemukan tempat yang tepat untuk mengakhiri hidupnya setelah sekian kali gagal dalam percobaan bunuh dirinya, seorang pemuda bernama Kim Ji Woon datang merusak mood-nya untuk mati. sejak saat pertemuannya dengan Ji Woon hidup Han Ni berubah secara perlahan. cara pandangannya tentang arti kehidupan juga berubah. Tak ada lagi Han Han Ni yang selalu tertindas oleh kejamnya d...
A Man behind the Whistle
8      5     0     
Action
Apa harga yang harus kau tukarkan untuk sebuah kebenaran? Bagi Hans, kepercayaan merupakan satu-satunya jalan untuk menemukannya. Broadway telah mendidiknya menjadi the great shadow executant, tentu dengan nyanyian merdu nan membisik dari para Whistles. Organisasi sekaligus keluarga yang harus Hans habisi. Ia akan menghentak masa lalu, ia akan menemukan jati dirinya!
Kumpulan Quotes Random Ruth
40      17     0     
Romance
Hanya kumpulan quotes random yang terlintas begitu saja di pikiran Ruth dan kuputuskan untuk menulisnya... Happy Reading...
NWA
26      12     0     
Humor
Kisah empat cewek penggemar boybend korea NCT yang menghabiskan tiap harinya untuk menggilai boybend ini