Read More >>"> Matryoshka (Chapter 1 - End) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Matryoshka
MENU
About Us  

“Tolong jaga Sharita ya, Nak.”

Raden Ajeng Ardiani memandangi foto Kanjeng Ibu yang anggun di ruang keluarga. Pandangannya seketika bersirobok dengan sosok boneka sebesar lengannya yang tegak di meja buffet, persis di bawah foto Ibu dipajang.

Boneka itu adalah boneka dari Rusia yang dimiliki ibunya, Sundari, sejak kecil. Bentuknya menyerupai kacang dan berlapis-lapis seperti bawang. Apabila boneka tersebut dibuka pada belahan tengah tubuhnya, maka di dalamnya akan ditemukan boneka serupa. Begitu terus-menerus hingga boneka terkecil. Nama boneka tersebut Matryoshka, yang dalam Bahasa Rusia berarti wanita.

Ardiani tahu bahwa Ibu menyimpan cincin delima pusaka keluarganya di dalam tubuh matryoshka tersebut. Ibu juga menamainya Sharita, seperti kakak perempuannya yang meninggal sejak kecil. Adriani pun memaklumi pesan terakhir Ibu untuk menjaga Sharita. Satu-satunya yang mengusik pikirannya adalah usikan para abdi dalem dan keluarganya untuk menyertakan boneka tersebut dalam kubur Ibu.

“Tidak Ngayul Dalem, Ibu menyuruh saya menyimpan boneka ini.” tolak Ardiani tegas ketika salah satu abdi dalem kembali menanyakan.

“Maafkan saya Ndoro Putri, itu sudah tradisi. Benda kesayangan akan ikut dengan pemiliknya sampai mati,” bantah Ngayul Dalem pelan. Ia sebenarnya segan melawan junjungan mudanya ini.

Ardiani menggeleng. Keluarga dan para abdi dalemnya pun mengeluh resah. Mereka percaya bahwa setiap keturunan keluarga dijaga oleh ‘panglima-panglima’ tak kasat mata yang berada di dalam benda-benda kesayangan atau pusaka keluarga. Saat sang junjungan pergi ke akhirat, ke sana jugalah para penjaganya harus ikut serta.

“Sudahlah. Benda-benda kesayangan dan pusaka boleh memilih. Kesetiaannya hanya pada pemilik yang asli. Raden Ajeng dan keluarga tidak usah khawatir.”

Ardiani menatap penuh terima kasih pada Ganjar Dalem, abdi dalemnya yang tertua. Ia dihormati oleh seluruh abdi, bahkan anggota keluarga junjungannya, karena konon sakti, dan ahli benda-benda pusaka.

“Lebih baik Ndoro Putri istirahat. Sudah lama kurang tidur ngurus Ibu,” imbuh pria tua itu lagi lembut. Ardiani meringis, bagaimana ia berani tidur sejak kemarin? Bisa-bisa pemakaman Ibu terbengkalai. Ibunya sering bilang, tidur Ardiani seperti mati, tidak akan bangun meski diteriaki berkali-kali sekalipun.

Ardiani bertahan dengan omongan orang-orang di sekitarnya. Para saudaranya bahkan mulai menjauhinya karena menganggapnya “mencuri” penjaga-penjaga Ibu Sundari.

Ndak tau opo sing mau dijaga. Hartanya ngkali,” cela Bulik Mira judes. Ia tahu sekali perihal cincin delima di dalam boneka tersebut. Ia juga sangat tahu jumlah perhiasan dan emas yang diwariskan Sundari kepada keponakan perempuannya ini.

Nduk, jangan serakah. Kembalikan ke ibumu toh, biar Ndari bisa tenang di sana,” bujuk saudara lain.

“Maaf Bude. Dini cuma menuruti pesan Ibu,” jawab Ardiani halus. Ia hanya bisa tersenyum sedih menanggapi cibiran keluarganya.

Suatu hari, Sharita menghilang dari tempatnya. Ardiani panik bukan buatan. Ia takut Ibu kecewa karena ia lalai melaksanakan pesan terakhirnya. Malam itu, Adriani pergi tidur dengan perasaan sendu. Seluruh penghuni rumah tak berhasil menemukan boneka tersebut.

Tidur Ardiani terganggu oleh panggilan berulang-ulang suara wanita yang seperti berasal dari belakang rumahnya. Hal itu mestinya aneh, karena tembok kamarnya sangat tebal, dan bagian belakang rumahnya hanya berupa sebidang tanah kosong. Tiga kali ia terbangun, hingga akhirnya terlelap sampai pagi karena letih dan sedih.

Esoknya, Ardiani dikejutkan oleh suara tangisan di ruang tamu. Di sana tampak Darmi, abdi dalem kecilnya, sedang menangis sesenggukan dikelilingi oleh para abdi dalem lain.

 “Ada apa toh? Kenapa ini?” tanya Ardiani dengan suara berwibawa.

Terseok, Darmi beringsut memegang ujung baju Ardiani. “Maafkan saya, Ndoro Putri. Saya benar-benar minta ampun. Sayalah yang telah mencuri boneka Kanjeng Ibu Sundari. Saya menyesal,” tangisnya.

Dengan terbata-bata Darmi menjelaskan. Rupanya, salah seorang saudara Ardiani membujuknya untuk mencuri boneka Sharita. Tujuannya adalah mengambil cincin delima pusaka keluarga yang ada di dalamnya. Darmi disuruh menyembunyikan Sharita di belakang rumah sampai peringatan tujuh hari kepergian Ibu. Saat itu, semua keluarga akan berkumpul, dan barulah Sharita akan diambil dari tempat persembunyiannya. Namun, Darmi yang masih kecil tak tahan oleh rasa takut. Ia tak tenang karena mencuri dari orang yang sudah mati.

Ardiani pun menunggu hingga acara peringatan Ibu dilaksanakan. Malam itu juga, Bulik Mira menjerit-jerit histeris dari kamar tamu, membangunkan seluruh keluarga.

“Aku b-belum menemukannya, d-dia tidak ada habisnya…” rintih wanita itu ketakutan. Menurut ceritanya, ia mencari cincin tersebut dengan membuka Sharita lapisan demi lapisan. Namun seiring berjalannya waktu, cincin itu tidak muncul-muncul dan ia tersadar bahwa lapisan boneka Sharita tak kunjung habis. Ia mulai ketakutan dan merasa dihukum.

            “Benda-benda kesayangan dan pusaka boleh memilih. Kesetiaannya hanya pada pemilik yang asli.”

            “Sudah ngikut Kanjeng Ibu,” jawab Ganjar Dalem lunak saat Ardiani bertanya.

            Ardiani sendiri juga tak pernah lagi menemukan cincin delima Ibu. Tetapi, Sharita tetap tegak di bawah foto Ibu. Mungkin Ibu tidak mengajaknya karena ia harus menjaga Ardiani. Siapa lagi yang mampu membangunkan Ardiani dengan sekali panggil?

 

TAMAT

 

 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
The Journey is Love
38      30     0     
Romance
Cinta tak selalu berakhir indah, kadang kala tak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Mencintai tak mesti memiliki, begitulah banyak orang mengungkapkan nya. Tapi, tidak bagiku rasa cinta ini terus mengejolak dalam dada. Perasaan ini tak mendukung keadaan ku saat ini, keadaan dimana ku harus melepaskan cincin emas ke dasar lautan biru di ujung laut sana.
Luka di Atas Luka
263      198     0     
Short Story
DO NOT COPY MY STORY THANKS.
Missing Piece
15      15     0     
Short Story
A story of a girl who was 'looking' for happiness.
Katamu
52      39     0     
Romance
Cerita bermula dari seorang cewek Jakarta bernama Fulangi Janya yang begitu ceroboh sehingga sering kali melukai dirinya sendiri tanpa sengaja, sering menumpahkan minuman, sering terjatuh, sering terluka karena kecerobohannya sendiri. Saat itu, tahun 2016 Fulangi Janya secara tidak sengaja menubruk seorang cowok jangkung ketika berada di sebuah restoran di Jakarta sebelum dirinya mengambil beasis...
Zo'r : The Teenagers
146      112     0     
Science Fiction
Book One of Zo'r The Series Book Two = Zo'r : The Scientist 7 orang remaja di belahan dunia yang berbeda-beda. Bagaimana jadinya jika mereka ternyata adalah satu? Satu sebagai kelinci percobaan dan ... mesin penghancur dunia. Zo'r : The Teenagers FelitaS3 | 5 Juni - 2 September 2018
Sandal Japit
10      10     0     
Short Story
Rindu
7      7     0     
Romance
Ketika rindu mengetuk hatimu, tapi yang dirindukan membuat bingung dirimu.
Twisted
96      68     0     
Romance
Cinta. Kecil namun sanggup mengubah hidup. Ia menjadikan sesuatu begitu indah dan sempurna. Namun, apa yang nampak bukanlah apa yang sesungguhnya. Emily Primadona tidak pernah menyangka bahwa ia memasuki sebuah drama kehidupan yang biasanya hanya ada di dalam film dan novel. Namun ia tak boleh berhenti apapun alasannya, atau ia akan terjebak selamanya. (Berdasarkan kisah nyata.) ~~~ ...
Anne\'s Tansy
1927      919     9     
Inspirational
A glimpse of the reality beneath her illusions.
Black Lady the Violinist
484      256     0     
Fantasy
Violinist, profesi yang semua orang tahu tidak mungkin bisa digulati seorang bocah kampung umur 13 tahun asal Sleman yang bernama Kenan Grace. Jangankan berpikir bisa bermain di atas panggung sebagai profesional, menyenggol violin saja mustarab bisa terjadi. Impian kecil Kenan baru kesampaian ketika suatu sore seorang violinist blasteran Inggris yang memainkan alunan biola dari dalam toko musi...