Read More >>"> Thieves Sister (Rumah Jai Dixit) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Thieves Sister
MENU
About Us  

Jai Dixit masih penasaran dengan Anjeli. Apakah mereka akan datang ke rumah Jai Dixit? Atau bagaimana kalau Anjeli dan Anjelina berbohong? Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang dipikiran Jai Dixit. Bhairav heran melihat Jai Dixit yang selalu mondar-mandir di setiap saat.

Malamnya, pertanyaan itu terungkap karena Anjeli dan Anjelina tiba di depan pintu rumah Jai Dixit dan membunyikan bel pintu. Malam itu keluarga Jai Dixit sedang makan malam.

" Bhairav, tolong kamu bukakan pintunya! Pasti Paman Ali mu datang lagi." Perintah Jai Dixit.

" Baik, ayah." Bhairav pun beranjak dari kursi dan segera membukakan pintu. Bhairav terkejut kalau tamu itu adalah Anjeli dan Anjelina.

" Hi, Bhairav!" Nada canggung.

" An-anjeli? An-jelina? Kalian kok kes...." Percakapan Bhairav terpotong karena Jai Dixit datang.

" Kalian datang?" Jai Dixit bertanya-tanya.

" Benar, paman jai. Aku hanya ingin meminta bantuanmu. Aku akan ceritakan semuanya." Kata Anjeli. Akhirnya Jai Dixit mempersilahkan masuk mereka berdua. Sementara Bhairav hanya memandang Anjelina dengan penuh penyesalan tapi Anjelina tidak menghiraukan Bhairav.

Selesai makan malam, Anjelina melihat foto-foto di dinding rumah Jai dixit. Bhairav melihat Anjelina dan dia menghampiri Anjelina.

" Anjelina." Anjelina menengok Bhairav. " Anjelina, aku minta maaf karena mengkhianatimu. Saat itu, aku ketahuan kalau aku adalah Hacker. Ayahku baru sadar kalau kau adalah Anjeli, lalu aku memberitahukannya kalau kau bukan Anjeli tapi Anjelina. Sebenarnya aku dan ayahku mengetahui kalau kalian kembar. Setelah itu Ayah memanfaatkan aku untuk menangkap kalian berdua. Aku benar-benar minta maaf." Dengan penuh penyesalan. Anjelina terkesan.

" Oh... Tidak apa-apa, Bhairav. Itu sudah berlalu dan aku memaafkanmu." Jawab Anjelina

" Jadi apakah kita bisa kembali berhubungan?" Tanya Bhairav.

" Iya, bisa."

" Dan kau janji akan selalu bersamaku kapanpun dimanapun?"

" Aku janji." Bhairav pun senang

Sementara itu Anjeli duduk di sofa dengan Jai Dixit.

" Paman jai, aku hanya ingin mengatakan sesuatu bahwa selama ini aku mencuri benda-benda itu atas dasar perintah Tuan Lakhsan."

" Lakshan? Siapa dia?"

" Dia adalah mafia terkenal yang luput dari pandangan polisi. Sebabnya karena dia menjadikan aku sebagai bonekanya. Dia membunuh kakakku karena dia ingin aku dan Anjelina atas dasar kepintaran. Sebelumnya kakakku tidak menginginkan itu, dengan terpaksa Lakshan membunuh kakakku. Saat ini, dia mencoba membuat penemuan yang sangat berbahaya."

"Penemuan apa itu?"

" Dia membuat alat yang dapat mengelabui jejak yang ditinggalkan. Namanya adalah Feromon. Cara kerja adalah saat kau melempar alat itu kepada seseorang maka orang itu menjadi pembunuh yang dapat diperintah. Entah itu keluargamu yang ingin kau bunuh hingga presiden yang didapat kau bunuh. "

" Tunggu, bagaimana kau bisa bekerja dengan seorang mafia?"

" Aku tidak tahu, aku kira dia orang baik karena dia datang ke pemakaman kakak dan membantu merawat kami berdua. Ketika Anjelina pergi kencan dengan Bhairav saat itu, aku dirumah dan melihat album foto semasa kami masih bersama kakak Gaurav. Setelah selesai, tidak sengaja ada sebuah surat terjatuh dari album foto itu. Aku sangat penasaran dan membukanya. Isi surat itu berisi pesan terakhir kakak." Kata Anjeli panjan lebar sambil mengeluarkan sebuah surat. Jai Dixit membacanya dengan teliti.

 Jai Dixit membacanya dengan teliti

 

" Itu sebabnya dulu kenapa dia terlihat murung sebelum kemtiannya. Aku sangat menyesal kepadanya."

" Paman Jai, aku juga minta maaf karena menyalahkanmu kalau kau membunuh kakak karena sepatu milikmu sangat mirip dengan Lakhsan, hanya saja kau memiliki ukiran berbeda dengan milik Lakhsan."

" Sudah lah, itu sudah berlalu."

" Jadi kau mau membantuku untuk menangkap Lakhsan?" Tanya Anjeli.

" Entahlah, aku berniat menolongmu tetapi kalian memiliki catatan kriminal di hampir seluruh dunia."

" Aku juga ingin menebus dosaku tetapi jika aku tidak menghentikannya, Lakshan akan membunuh kami dan mulai membuat kekacauan. Aku akan menebus dosaku dengan menangkap Lakshan tapi aku membutuhkan bantuanmu. Aku janji benda-benda yang aku curi akan aku kembalikan ke asalnya."

" 1 lagi. Kenapa kau mencuri benda-benda itu?" Tanya Jai Dixit.

" Sebenarnya benda-benda itu adalah sebuah blueprint yang berisi tentang cara membuat Feromon hanya saja blueprint ini terpecah belah seperti puzzle yang tersebar di seluruh dunia. Sekarang dia mulai menyelesaikan alatnya tapi alat itu tidak akan sempurna dengan Blue Katri."

" Jangan bilang kau mencuri benda itu."

" Bukan mencuri tapi meminjam saja. Lakhsan menuruhku untuk mengambil tapi aku berbohong kalau benda itu tidak ada." Kata Anjeli sambil mengeluarkan benda itu. " Aku janji akan mengembalikan semua termasuk Blue Katri."

Malamnya, Anjelina melihat Anjeli yang sedang duduk di halaman rumah sambil melihat bintang-bintang. Tatapan Anjeli sangat dalam ke lubuk hatinya. Anjelina menghampiri Anjeli dengan rasa penasaran sambil membawa sebuah selimut.

" Anjeli, kau sedang apa diluar? Udara diluar sangat dingin, sebaiknya pakai selimut ini. " Kata Anjelina sambil duduk dan memakaikan selimut pada Anjeli.

" Anjelina, aku merasa kakak ada disekitar kita."

" Iya, aku juga merasa begitu, Anjeli."

" Saat itu, aku melihat kakak berada diseberang jalan ketika aku hendak masuk ke museum di Roma." Kata Anjeli.

" Aku juga melihat kakak ketika aku membukakan jendela rumah. Lebih tepatnya di seberang jalan."

Ketika Anjeli dan Anjelina melihat langit, tiba-tiba ada seseorang yang terjatuh di balik tembok pagar dan berteriak "Aduh!". Sontak mereka kaget dan melihat kearah teriakan itu karena teriakannya lumayan keras.

" Apa kau mendengar itu, Anjeli?"

" Ya, aku mendengarnya. Sepertinya ada orang yang mengintip kita, Anjelina. Karena ada bayangan dibalik tembok pagar itu."

" Aku juga merasa begitu. Jangan-jangan orang itu adalah anak buah Lakshan."

" Sebaiknya aku mengeceknya." Lalu Anjeli pergi dan tidak menemukakan apa-apa.

" Anjeli, sebaiknya kita masuk saja. Takutnya anak buah Lakshan datang dan membunuh kita berdua."

" Tidak jika ada aku." Kata Anjeli sambil menguap karena ngantuk. " Aku mengantuk Anjelina. Ayo kita masuk dan tidur!" Akhirnya mereka masuk ke rumah dan beristirahat.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (3)
  • Pat

    Menarik...

    Comment on chapter Twins Sister
  • Miaa01

    Woww๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ

    Comment on chapter Pencurian di Italia
  • Stefie124

    nice story

    Comment on chapter Twins Sister
Similar Tags
Without Guileless
68      52     0     
Mystery
Malam itu ada sebuah kasus yang menghebohkan warga setempat, polisi cepat-cepat mengevakuasi namun, pelaku tidak ditemukan. Note : Kita tidak akan tahu, jati diri seseorang hingga kita menjalin hubungan dengan orang itu. Baik sebuah hubungan yang tidak penting hingga hubungan yang serius
Akai Ito (Complete)
131      99     0     
Romance
Apakah kalian percaya takdir? tanya Raka. Dua gadis kecil di sampingnya hanya terbengong mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Raka. Seorang gadis kecil dengan rambut sebahu dan pita kecil yang menghiasi sisi kanan rambutnya itupun menjawab. Aku percaya Raka. Aku percaya bahwa takdir itu ada sama dengan bagaimana aku percaya bahwa Allah itu ada. Suatu saat nanti jika kita bertiga nant...
You*re My Star
14      14     0     
Short Story
Mengagumi pesona lelaki cantik di sebuah rumah sakit, Brian, membuat hari Zora menjadi penuh dengan kejengkelan dan debaran. Tanpa sadar satu hari yang terasa panjang menjadi singkat, sejenak Zora melupakan ketertekanan dan kesepiannya selama ini. Zora adalah langit Brian. Dan Brian adalah bintang Zora. Kisah singkat yang terjadi dalam satu hari menjadi kenangan yang tidak terlupakan.
A Story
12      12     0     
Romance
Ini hanyalah sebuah kisah klise. Kisah sahabat yang salah satunya cinta. Kisah Fania dan sahabatnya Delka. Fania suka Delka. Delka hanya menganggap Fania sahabat. Entah apa ending dari kisah mereka. Akankah berakhir bahagia? Atau bahkan lebih menyakitkan?
The Trap!
53      40     0     
Fan Fiction
Berawal dari jebakan seorang Park Chanyeol untuk menjadikannya sebagai kekasih palsunya, Byun Baekhyun malah membuat Chanyeol menjadi tidak akan pernah bisa melepaskannya.
Lost In Auto
70      53     0     
Romance
Vrinda Vanita, adalah seorang remaja putri yang bersekolah di SMK Loka Karya jurusan Mekanik Otomotif bersama sahabatnya Alexa. Di sekolah yang mayoritas muridnya laki-laki, mereka justru suka pada cowok yang sama.
SUN DARK
7      7     0     
Short Story
Baca aja, tarik kesimpulan kalian sendiri, biar lebih asik hehe
Suara Kala
132      99     0     
Fantasy
"Kamu akan meninggal 30 hari lagi!" Anggap saja Ardy tipe cowok masokis karena menikmati hidupnya yang buruk. Pembulian secara verbal di sekolah, hidup tanpa afeksi dari orang tua, hingga pertengkaran yang selalu menyeret ketidak bergunaannya sebagai seorang anak. Untunglah ada Kana yang yang masih peduli padanya, meski cewek itu lebih sering marah-marah ketimbang menghibur. Da...
Ghea
11      11     0     
Action
Ini tentang Ghea, Ghea dengan segala kerapuhannya, Ghea dengan harapan hidupnya, dengan dendam yang masih berkobar di dalam dadanya. Ghea memantapkan niatnya untuk mencari tahu, siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan ibunya. Penyamaran pun di lakukan, sikap dan nama palsu di gunakan, demi keamanan dia dan beserta rekan nya. Saat misi mereka hampir berhasil, siapa sangka musuh lamany...
Finding Home
10      10     0     
Fantasy
Bercerita tentang seorang petualang bernama Lost yang tidak memiliki rumah maupun ingatan tentang rumahnya. Ia menjelajahi seluruh dunia untuk mencari rumahnya. Bersama dengan rekan petualangannya, Helix si kucing cerdik dan Reina seorang putri yang menghilang, mereka berkelana ke berbagai tempat menakjubkan untuk menemukan rumah bagi Lost