Read More >>"> Thieves Sister (Berusaha Keluar) - TinLit
Loading...
Logo TinLit
Read Story - Thieves Sister
MENU
About Us  

Ketika Jai Dixit sibuk mencari keberadaan Anjeli dan Anjelina, Jai Dixit menerima pesan dari nomor yang tidak diketahui pemiliknya. Dia dalam pesan terdapat kata “PAMAN JAI” dan hanya 1 orang yang memanggil nama itu adalah Anjeli. Setelah membaca pesan itu, dia sadar kalau simbol yang ditinggalkan Anjeli ada yang salah. Walaupun Jai Dixit tidak yakin, dia harus memeriksa kembali simbol itu. Jai Dixit pun menyuruh Ali dan Gandhali untuk membantunya.

Mereka melihat dengan sangat teliti dan serius tetapi Ali dan Gandhali menyerah karena tidak menemukannya.

“ Entahlah, Tuan Jai. Aku menyerah karena aku tidak menemukan apa-apa.” Ghandhali mengeluh.

“ Iya benar, aku juga tidak menemukan sama sekali. Pencuri cilik itu sangat pintar, tulisan di simbol ini saja dia sembunyikan apalagi benda-benda yang dia curi.” Kata Ali.

Jai Dixit sangat penasaran maksud Anjeli tersebut. Tak lama kemudian, Jai Dixit menemukannya.

“ Aku dapat!” Seru Jai Dixit.

“ Dimana? Apakah kau menemukannya?” Tanya Ali.

“ Kalian lihat? Diantara huruf-huruf A ini ada sebuah titik-titik. Tapi titik-titik ini seperti membentuk sebuah pola dan pola itu berbentuk…”

“ Berbentuk apa?” Ali penasaran.

“ Pola itu berbentuk huruf L.”

“ Berbentuk L? siapa nama yang berinisial L?” Tanya Gandhali.

“ Aku tidak tahu dan aku tidak mengerti kenapa Anjeli memberitahukan aku kalau ada inisial selain namanya?” Jai Dixit bertanya-tanya.

“ Kau benar, Kalau dia pencuri kenapa dia memberitahukan rahasianya?” Ali lebih bertanya-tanya.

“ Sebaiknya aku tanya dia.” Jai pun segera mengambil ponselnya dan menelpon Anjeli tetapi tidak angkat oleh Anjeli. “ Sial, kenapa tidak dijawab?” akhirnya Jai Dixit mengirim SMS kepada Anjeli. 

Setelah mengirim sms itu, anjeli masih belum menjawabnya


Setelah mengirim sms itu, anjeli masih belum menjawabnya.

5 jam kemudian, akhirnya Anjeli tiba di Bandara Udara Internasional Indira Gandhi India. Dia merebahkan tubuhnya di kursi tempat umum dan men-nonaktifkan mode pesawat ponsel Anjeli. Tiba-tiba ponsel Anjeli menerima 1 SMS dari Jai Dixit. Dia membuka SMS itu dan membacanya.

Akhirnya dia menelponku…

Anjeli pun menelpon kembali Jai Dixit.

“ Halo, Paman Jai.”

“ Halo, Anjeli. Kenapa kau tidak menjawab teleponku?” Tanya Jai Dixit.

“ Maaf, Paman Jai. Saat itu aku sedang di pesawat perjalanan ke India.”

“ Sebelumnya kau pergi kemana?”

“ Aku pergi ke London.”

“ London? Tujuan apa kau kesana? Kau kan tidak punya cukup uang karena kau punya kedai kecil dan itu pun kau serba kecukupan.”

“ Darimana kau tahu kalau aku punya kedai kecil?” Heran Anjeli.

“ Lupakan saja. Jadi tujuanmu apa kau ke London?” Tanya Jai Dixit

“ Sebelum aku menjawab pertanyaan itu, apakah kau sudah melihat 3 huruf inisial di simbol itu?”

“ Iya, sudah kulihat dan inisialnya adalah L. Siapa itu L.”

“ Dia adalah Lakshan. Dia adalah bosku. Tujuanku ke London adalah karena dia menyuruhku mencuri Blue Katri di pusat penelitian benda luar angkasa kota London. Tetapi sebelum itu, Anjelina ditangkap oleh anak buah Lakshan dan dia memaksaku untuk mencuri benda itu. aku ingin kau membantuku untuk menghentikan dia.”

“ Menghentikan dia? Apa yang selama ini dia lakukan?”

" Aku akan menceritakannya saat aku dirumahmu besok. Aku harus menyelamatkan Anjelina dulu."

" Baiklah, semoga berhasil."

Anjeli menutup teleponnya, beranjak dari kursi dan pergi meninggalkan bandara.

Sementara itu, Tuan Lakshan menyuruh semua anak buahnya untuk mencari keberadaan Anjeli, Tuan Lakshan juga ikut serta. Sebelum dia mencari Anjeli, dia ingin tahu apakah benar kalau Blue Katri benar-benar hilang.

" Chandra...gopal... buka kurungan itu!" Mereka membuka kurungan itu dan menuruh Anjelina keluar. " Anjelina, Anjeli bilang kalau Blue Katri tidak ada. Apakah kau benar-benar sudah mengeceknya?" Tuan Lakshan sedikit marah.

" Blue Katri tidak ada? Aku sudah mengecek berulang kali kalau benda itu ada dan diletakkan di London, bahkan aku meretas arsip rahasia itu." Dengan nada terkejut.

" Kau jangan membohongiku! Aku tahu kalau kalian benar-benar pintar membohongiku."

" Aku bersumpah! Aku tidak berbohong sama sekali."

" Benarkah? Dari tampangmu aku menduga kau berbohong denganku."

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (3)
  • Pat

    Menarik...

    Comment on chapter Twins Sister
  • Miaa01

    Woww๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ

    Comment on chapter Pencurian di Italia
  • Stefie124

    nice story

    Comment on chapter Twins Sister
Similar Tags
The Adventure of KANDINI
523      257     0     
Fantasy
Kandini adalah pejuang wanita yang banyak mengalami pengalaman yang sangat mengagumkan. Ikuti petualangannya ya!!!
DariLyanka
72      48     0     
Romance
"Aku memulai kisah ini denganmu,karena ingin kamu memberi warna pada duniaku,selain Hitam dan Putih yang ku tau,tapi kamu malah memberi ku Abu-abu" -Lyanka "Semua itu berawal dari ketidak jelasan, hidup mu terlalu berharga untuk ku sakiti,maka dari itu aku tak bisa memutuskan untuk memberimu warna Pink atau Biru seperti kesukaanmu" - Daril
Wannable's Dream
2002      987     0     
Fan Fiction
Steffania Chriestina Riccy atau biasa dipanggil Cicy, seorang gadis beruntung yang sangat menyukai K-Pop dan segala hal tentang Wanna One. Dia mencintai 2 orang pria sekaligus selama hidup nya. Yang satu adalah cinta masa depan nya sedangkan yang satunya adalah cinta masa lalu yang menjadi kenangan sampai saat ini. Chanu (Macan Unyu) adalah panggilan untuk Cinta masa lalu nya, seorang laki-laki b...
The Bet
517      287     0     
Romance
Di cerita ini kalian akan bertemu dengan Aldrian Aram Calton, laki-laki yang biasa dipanggil Aram. Seperti cerita klise pada umumnya, Aram adalah laki-laki yang diidamkan satu sekolah. Tampan? Tidak perlu ditanya. Lalu kalau biasanya laki-laki yang tampan tidak pintar, berbeda dengan Aram, dia pintar. Kaya? Klise, Aram terlahir di keluarga yang kaya, bahkan tempatnya bersekolah saat ini adalah mi...
Your Secret Admirer
0      0     0     
Romance
Pertemuan tak sengaja itu membuat hari-hari Sheilin berubah. Berubah menjadi sesosok pengagum rahasia yang hanya bisa mengagumi seseorang tanpa mampu mengungkapkannya. Adyestha, the most wanted Angkasa Raya itulah yang Sheilin kagumi. Sosok dingin yang tidak pernah membuka hatinya untuk gadis manapun, kecuali satu gadis yang dikaguminya sejak empat tahun lalu. Dan, ada juga Fredrick, laki-l...
Nobody is perfect
310      208     0     
Romance
Pada suatu hari Seekor kelinci berlari pergi ingin mencari Pangerannya. Ia tersesat, sampai akhirnya ditolong Si Rubah. Si Rubah menerima si kelinci tinggal di rumahnya dan penghuni lainnya. Si Monyet yang begitu ramah dan perhatiaan dengan si Kelinci. Lalu Si Singa yang perfeksionis, mengatur semua penghuni rumah termasuk penghuni baru, Si Kelinci. Si Rubah yang tidak bisa di tebak jalan pikira...
Furimukeba: Saat Kulihat Kembali
12      12     0     
Short Story
Ketika kenangan pahit membelenggu jiwa dan kebahagianmu. Apa yang akan kamu lakukan? Pergi jauh dan lupakan atau hadapi dan sembuhkan? Lalu, apakah kisah itu akan berakhir dengan cara yang berbeda jika kita mengulangnya?
The Eye
9      9     0     
Action
Hidup sebagai anak yang mempunyai kemampuan khusus yang kata orang namanya indigo tentu ada suka dan dukanya. Sukanya adalah aku jadi bisa berhati-hati dalam bertindak dan dapat melihat apakah orang ini baik atau jahat dan dukanya adalah aku dapat melihat masa depan dan masa lalu orang tersebut bahkan aku dapat melihat kematian seseorang. Bahkan saat memilih calon suamipun itu sangat membantu. Ak...
TAKSA
9      9     0     
Romance
[A] Mempunyai makna lebih dari satu;Kabur atau meragukan ; Ambigu. Kamu mau jadi pacarku? Dia menggeleng, Musuhan aja, Yok! Adelia Deolinda hanya Siswi perempuan gak bisa dikatakan good girl, gak bisa juga dikatakan bad girl. dia hanya tak tertebak, bahkan seorang Adnan Amzari pun tak bisa.
Invisible Girl
47      40     0     
Fan Fiction
Cerita ini terbagi menjadi 3 bagian yang saling berkaitan. Selamat Membaca :) Jangan Lupa tinggalkan Like dan Komentar nya yaa :) Borahae